default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

PKS Sarankan Pilkada Langsung Dilakukan Berdasarkan Sistem Voting dan Rekap Elektronik

PKS Sarankan Pilkada Langsung Dilakukan Berdasarkan Sistem Voting dan Rekap Elektronik
Peristiwa Nasional
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA- Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyetujui jika evaluasi pilkada langsung harus dilakukan, sebab Pilkada langsung bisa disiasati dengan sistem voting dan rekap suara secara elektronik. Menurutnya, jika dilakukan secara manual dapat menelan biaya tinggi, menurut Mardani.

"Untuk evaluasi harus dilakukan. Biaya tinggi bisa diminimalisir dengan memendekkan waktu kampanye dan e-voting serta e-rekap," ucapnya.

Anggota komisi II DPR itu menilai ide mengganti pemilihan langsung bukan gagasan yang menghargai kedaulatan rakyat. Dia mengatakan pilkada langsung memiliki kekurangan yang harus diperbaiki. 

"Bahwa ada kekurangan kita perbaiki. Misal menurunkan ambang batas pendaftaran dari 20 persen ke angka 7 persen hingga akan ada kompetisi yang sehat dan berpeluang menghasilkan kepala daerah dengan merit system. Ide mengganti pemilihan langsung bukan gagasan yang menghargai kedaulatan rakyat," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mempertanyakan sistem pilkada langsung. Dia menilai sistem pemilu itu menimbulkan dampak negatif, yakni biaya politik yang tinggi.

"Kalau dari saya sendiri justru pertanyaan saya adalah apakah sistem politik pemilu pilkada ini masih relevan setelah 20 tahun? Banyak manfaatnya partisipan demokrasi meningkat. Tapi juga kita lihat mudaratnya ada, politik biaya tinggi. Kepala daerah kalau nggak punya Rp 30 miliar mau jadi bupati, mana berani dia," ujar Tito di Kompleks Parlemen, Jakarta Selatan, Rabu (6/11).


Kontributor : Anas
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar